Wednesday, October 30, 2013

Juara Umum 2 Jakarta Open

Alhamdulillah Persaudaraan Setia Hati Terate DKI Jakarta Memperoleh Juara Umum 2 pada event pertandingan Jakarta Open 2013
 Juara Pesilat Terbaik Putra Pada Event Kejuaraan Jakarta Open 2013

Cetak Halaman Ini

Selamat Menyambut Suro Agung

Salam Persaudaraan,
Selamat menyambut Suro Agung, Semoga Persaudaraan Setia Hati Terate Makin Jaya Abadi Selama-lamanya.
Jangan terpancing melakukan perbuatan konyol dan bodoh oleh ulah organisasi lain yang iri dan memusuhi kita. Yang mereka inginkan adalah Persaudaraan Setia Hati Hancur.


Cetak Halaman Ini

Monday, September 2, 2013

Instruksi Ketua Umum Setia Hati Terate


Instruksi Ketua Umum Setia Hati Terate
No. 44/SP/PSHT.000/VI/2013
Madiun, 3 Juni 2013

Kepada Yth.
Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate
Seluruh Indonesia
di- tempat

Salam Persaudaraan,
Berdasarkan hasil rapat Setia Hati Terate Pusat yang dilaksanakan pada Minggu, 5 Mei 2013 di Padepokan Setia Hati Terate Pusat Madiun yang dihadiri oleh Dewan Pusat, Pengurus Pusat, Daerah Khusus Pusat, Ketua Cabang;Sekretaris; Bidang Teknik seluruh Cabang se- JKatim, Jateng, dan utusan dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur, di instruksikan kepada seluruh Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate, beberapa hal sebagai berikut :

1. BIDANG ORGANISASI
Dalam preambule Setia Hati Terate tertulis "Organisasi sekedar"' namun biarpun sekedar tetap harus diatur dan di ikuti serta di taati dengan baik. Organisasi harus tetap ada dan harus tetap berlandaskan Persaudaraan. Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate mengacu pada satu kata, satu langkah, satu bahasa karena Setia Hati Terate bukan parpol, ajaran politik, organisasi massa tetapi organisasi persaudaraan yang kekal dan abadi. Organisasi panutan dalam arti masuk menjadi Warga Setia Hati Terate harus bisa menjadi panutan yang baik dan berbudi luhur, tahu benar dan salah serta beriman bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk mencapai tujuan di ajarkan Pencak Silat Setia Hati Terate, karena seorang pesilat atau seorang pendekar identik membela yang lemah dan yang benar. Jadi Setia Hati Terate hanya ada SATU. Untuk itulah dalam ajaran di Setia Hati Terate hanya ada satu kata, satu bahasa, dan satu tujuan.

Tatanan Organisasi Setia Hati Terate sebagai berikut :
Struktur Tetap : Pusat - Cabang - Ranting - Rayon (Tempat latihan)
Untuk keutuhan keseragaman di dalam melatih yang menjadikan semua Warga dan siswa mulai dari Pusat sampai Cabang, Ranting, Rayon (Warga dan siswa) harus mendapatkan ajaran yang sama. Untuk hal tersebut maka seluruh ajaran Setia Hati Terate yang telah mendapatkan Hak Paten antara lain : Nama "Setia Hati Terate", Logo " Setia Hati Terate", bedge " Setia Hati Terate", pakaian "Setia Hati Terate", Mars " Setia Hati Terate", pakaian siswa " Setia Hati Terate", dan Jurus 1-36, senam 1-90, (yang diturunkan oleh Bapak Irsyad selaku Ketua Umum PSHT tahun 1956).
Menurut riwayat pada tahun 1922 sampai 1956 ajaran yang digunakan itu adalah milik oarang lain atau Perguruan lain yaitu Setia Hati (PSH Winongo - Ki Surodiwiryo), karena pendiri Setia Hati Terate (Ki Hadjar Hardjo Oetomo) adalah anak didik SH, sehingga anak didik Bapak Hardjo Oetomo dijuluki SH (Setia hati) Murtad karena keluar dari Perguruan (PSH Winongo- Ki Surodiwiryo).

Pada tahun 1956, Bapak Irsyad selaku Ketua Umum merasa sedih karena Setia Hati Terate di katakan SH Murtad. Maka disempurnakannya beberapa jurus antara lain : Jurus 1s/d 4 dan 8 pukulan bandil diganti dengan pukulan yang menohok.

Ajaran Setia Hati Terate :
- Senam 1-90
- Jurus 1-36
- Pasangan
- Krippen
- Teknik Krippen
- Teknik permainan belati dan toya
- Ke-SH-an/ Kerohanian

2. BIDANG TEKNIK
Untuk pembinaan teknik yang meliputi ajaran bertanding, seni pencak silat, akan disampaikan melalui penataran - penataran (jadwal menyusul)

3. PAKAIAN SERAGAM
- Pakaian Untuk Siswa
Pakain seragam untuk latihan mulai 1 DESEMBER 2013, BERUBAH sebagai berikut :
a. Baju dan celana hitam ber- LOGO Setia Hati Terate
b. Dibawah LOGO tertulis siswa Cabang ...... (berdasar Cabang masing-masing)
c. Sabuk berwarna HITAM
d. BAJU memakai kancing 3
Pakaian Warga
Pakaian Warga Tetap hitam -hitam ber badge Setia Hati Terate

4. PRODUSEN
Bagi produsen yang membuat baju siswa dan warga, harap mendaftarkan ke Orgnanisasi Pusat atau Cabang yang terdekat. Karena baju tersebut di harapkan untuk pengadaan dan pembelian melalui Pusat atau Cabang, bilamana ada keuntungan 70% untuk Cabang 30% untuk Pusat. Keuntungan tersebut untuk pembinaan atlet, tidak digunakan untuk lain-lainnya (nanti akan dibentuk lembaga yang mengurusi atlet)

INSTRUKSI
Setia Hati Pencak/Pemuda Sport Club dengan Pencak Silatnya (PJL) merupakan satu kesatuan di dalam pendidikan yang di ajarkan oleh Bapak Harjo Utomo.
Tetapi ajran tersebut adalah milik Setia Hati, dimana Bapak Harjo Utomo belajar Pencak Silat kepada Setia Hati di Winongo.
Berkenaan dengan hal tersebut, Setia Hati Pemuda Sport Cluboleh orang Setia Hati Winongob dijuluki atau di olok- olok :
1. Setia Hati Murtad
karena orang yang kelura dari perguruan pastilah di anggap murtad.
2. Setia Hati Merah
karena orang tersebut pemberani/ pemberontak khususnya melawan penjajah (Belanda).
3. Setia Hati Muda
yang menjuluki dirinya sendiri (Warga - warga SH PSC)
Untuk menghapus ketiga julukan tersebut maka di saat Setia Hati Terate Pusat di pegang atau dipimpin Bapak Irsyad sebagai Ketua, pada tahun 1956 diciptakan :
1. Senam Dasar 1sampai 90
2. Penyempurnaan beberapa jurus antar lain : Jurus 1 s/d 4, dan 8
3. Pukulan bandil menjadi menohok
4. Di ciptakan Kode-Kode Setia Hati Terate
Ajaran tersebut mulai di ajarkan oleh Bapak Irsyad tahun 1956, sehingga ajaran Setia Hati Terate sejak saat itu berubah. Sedangkan murid pertama beliau adalah R.M. Imam Kusupangat.
Ajaran Setia Hati Terate yang telah disempurnakan oleh Bapak Irsyaddan kemudian diteruskan oleh Mas Imam Kusupangat dan diteruskan oleh para penerusnya sampai sekarang dan tersebar di seluruh Indonesia sampai keluar negeri.
Saat diajarkan TIDAK ADA para Warga Setia Hati Terate (para tokohb Setia Hati Terate yang terdiri dari para sesepuh dan anggota- anggotanya yang komplain) dan semua menyetujui.
Sehingga ajaran mulai tahun 1922 sampai 1956 Ajaran Setia Hati Pemuda Sport Club dihapus, untuk itu Pelestari Jurus Lama juga tidak ada. Sehingga Setia Hati Terate tidak dijuluki Setia Hati murtad lagi.
MENGACU hal tersebut di atas ajaran Setia Hati Pemuda Sport Club dengan PJL-nya
DILARANG / DIHAPUS
Untuk itu kami instruksikan dan kami minta seluruh jajaran dari Pusat, Cabang, Ranting, dan Rayon serta Komisariat untuk melaksanakan ajaran Setia Hati Terate yang diturunkan dan telah disempurnakan oleh Bapak Irsyad, antara lain :
1. Senam Dasar 1 sampai 90
2. Jurus 1 sampai 36
3. Pasangan
4. Sambung Persaudaraan
5. Ke-SH-an atau kerohanian
6. Permainan Krippen
7. Permainan Toya
8. Permainan Belati
Bertitik tolak dari hal tersebut di atas selurus Pengurus, Pelatih, dan Warga harap melaksakan ajaran tersebut.
Bilamana ada yang masih mengajarkan contoh/ mengajarkan Setia Hati PSC atau PJL di lingkungan Setia Hati Terate, kami harapkan memilih :
1. Bilamana masih cinta/ senang pada Setia Hati Terate dengan persaudaraannya kami harap untuk mengikuti aturan- aturan , taa tertib, yang ada di Setia Hati Terate. Karena Warga Setia Hati Terate harus tundukm patuh dan taat pada aturan dan hukum yang berlaku di Indonesia.
2. Bilamana sudah tidak senang pada Setia Hati Terate dengan berat hati kami harap untuk diam dan jangan membuat resah di dalam persaudaraan.
3. Bilamana ajaran PSC dengan istilah PJL masih dimasukkan dalam didikan Setia Hati Terate atau mendompleng nama Setia Hati Terate, sedangkan Setia Hati Terate secara hukum sudah mempunyai hak paten, maka lebih baik Saudara mendirikan organisasi sendiri, untuk itu kami persilakan saudara mundur dari Persaudaraan Setia Hati Terate.
Untuk itu seluruh jajaran Pengurus Dewan Pusat, Pusat, Daerah Khusus Pusat, Cabang, ranting, rayon, dan komisariat untuk mengadakan re- Organisasi yang bersih dari unsur ajaran- ajaran lain selain ajaran Setia Hati Terate, karena ajaran Setia Hati Terate mengacu dari pendidikan dari Pusat sampai ke bawah adalah sama.
Demikian harap dapat dilaksanakan dan kami sampaikan terima kasih.

PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE PUSAT MADIUN

Sekretaris Umum
SUBAGYO, S.E.

Ketua Umum,
H. Tarmadji Boedi Harsono, S.E.



Cetak Halaman Ini

Poro Pinisepuh Persaudaraan Setia Hati Bersama Ketua Umum Mas Tarmadji

Cetak Halaman Ini

Tuesday, July 7, 2009

SHTERATE ITU SEDERHANA


Salam ya lur,
"Sepak bola itu sederhana.
Tetapi, hal yang paling sulit
adalah memainkan sepak bola sederhana" (Johan Cruyff, Kompas 21/6-09)

Agar lebih meriah maka huruf tebal itu diganti SH Terate aja,  tentunya bagi kitas ini ya lur hehehe. Sungguh buerat rasanye klo ngebayangi SH Terate yg bueesar dengan tanggung jawab yg buesar pula, akan lebih entheng/ringan  dan bergairah gitu jika saja bisa dijadikan sederhana, la wong ya nyatanya gitu. Aye renungkan mulai dari ajaran phisik  tk 1 :36 jurus utama, kuncinya ya mung satu,  tk 2:  15 jurus, kuncinya ya mung satu, lebihs tk 3:  1 jurus, kuncinya ? gak ada hehehe, Klo mas Hardi mo belajar di umur 25 tahunan saya jamin pasti lulus dengan nilai A (spt Mas Imamlah, karena nurutqu mas Imam itu disahkan tk 1 tahun 56 an, hitung sendirilah yg lain yao). Ajaran non fisik/spirit (ual)? Ooh sangat guampang la wong ….cuma menyingkap tabir aja kok repot nunggu sampek 15 tahun ditambah wangsit. Di luaran, yang namanya selubung/tirai/tabir/(warana) hati nurani itu ya NAFSU, dan secara umum ada 4 nafsu yang pokok yaitu Amarah, Aluamah, Supiyah dan Mutmainah. Amarah warnanya merah, klo wayang ya Dasamuka penuh angkara-murka klo ngomong dimulai dari " EEE Yo bandhaku, ya donyaku, ya Kuasaku", ndak seneng klo ada yg melebihi, suka marahs, wis to pokoknya hari senin melulu. Aluamah ini warnanya hitam klo wayang ya seperti Kumbokarno, senengnya makan apasaja klo perlu ya bangsane aspal, beton dllsb. habis makan tidur. Klo si Supiyah ini warnanya kuning wayangnya Sarpokenaka, senengnya ya senengs melulu, lebihs klo ngeseks. Lha kalo Mutmainah itu warnanya putih wayangnya Gunawan Wibisono senengnya ya ketenangan, kedamaian, yang logiss gitu, masalah  sederhana dibuat njlimet  tapi hebat. Yang unik semuanya ndak mau ngalah dan terus berperang. Jadi?..... ya kalo itu tabir/nafsu telah tahu dan disingkap maka akan tahu sang mutiara hidup. Para legacy itu sangat faham beliau hanya kasih metoda menyingkap aja (pencak, kebatinan/khestelleg, pernafasan/semedi/khesah), maksudnya ya ndak bisa dihilangkan lha wong selama masih menjadi manusia, selama itu pula nafsu itu  hidup dan jaya hehehe. (Aqu kok jadi ingat lagunya Wak Haji Oma Irama:"  kenapa e knapa minuman itu haram, kenapa e kenapa yang enaks itu diharamkan ? itulah perangkap syetan").  Teori dari leluhur yang gampang adalah jauhi 5 Ma (Minum, Madat, Main, Maling, Madon).Yaaaa...memang gitu gampang diucapkan tapi huangel/suliiit klo dilakoni /dimainkan  seperti sepak bola sederhana itu. Contohnya ya aye sendiri aye itu klo bangsanya Minuman nehilah paling cuman bir, itupun klo dibeliin teman. Madat? woo ndak pernah ngrokok walaupun dikasih, Main/judi paling cuman klo ronda supaya gak ngantuk. Maling ?ndak lah yao wong ndak ada yg dimalingi, paling kertas sisa ujian. Medok/Wanita? wah ini yg suliiit gimano lha wong serba gandhes-luwes-merak ati, lencir kuning nemu-giring,  baunya harum mewangi sepanjang hari apa ndak mumet my head? (padahal satu aja dari Ma dilakoni maka Ma yg lain pasti ngikut lha wong masih dulure je ...hehehe). Mohon koreksi ya lur Agus (yg pernah jadi "ronin" nda yeyen W-9 smg) itu ada istilah berbau Arab, juga Sing Wenang dari blog Alangs Kumitir tentang falsafah  Ma  Lima dari Jawa (ben gak ilang Jarwane/biar gak hilang pengertiannya). Makan  Kupat dari Lo dhuwur, Abang Jampang kiyer-kiyer. Latihan baru empat  kali  kepala kemepyur, memang tak gampang jadi SH-er. Waassayang................................22/6-99



__._,_.___



__,_._,___

Thursday, May 21, 2009

PertanDingan Antar Rayon Se-DKI Jakarta

Agak Telat Nih Postingnya, Buat dulur-dulur di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bkasi, jangan lupa dan lewatkan event Pertandingan Antar Rayon Se- DKI jakarta.
Acara ini diadakan pada :
HARI : Kamis-Sabtu
Jam : 08:00 WIB s/d Selesai.
Tempat : Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII

Hadir dan meriahkan event ini Ya ...
Cetak Halaman Ini

Sunday, May 3, 2009

Mencari bibit atlet Silat dari UIN Jakarta

DALAM rangka mencari bibit atlet berbakat dibidang seni bela diri, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) komisariat UIN Jakarta mengadakan lomba pencak silat se-Jakarta Selatan. Babak penyisihan digelar Sabtu, (25/4) diikuti oleh 100 peserta dari 12 rayon di Jakarta Selatan. Peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu pra remaja, remaja, dan dewasa.

Acara dibuka dengan sambutan dari ketua Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa) UIN Jakarta Yusuf dan Ketua Cabang pencak silat PSHT Dr Suratman SH. MH. MM. Rencananya acara ini akan digelar setiap tiga bulan sebagai ajang latihan peserta dan sosialisasi pencak silat sebagai seni bela diri asli Indonesia kepada generasi muda.

"Lomba diselenggarakan untuk menyaring bibit-bibit atlet pencak silat yang berpotensi bersaing dalam tingkat kejuaraan se-Jakarta hingga sea games," jelas Ahmad Sugiono Ketua Komisariat PSHT UIN Jakarta.

Dewan juri dalam perlombaan ini terdiri dari lima orang yaitu Robi dan Sukisno dari PSHT UIN Jakarta, Serta Imam Malik, Rahmadi, dan Nunung perwakilan rayon Jakarta Selatan. Peserta yang lolos ke babak semi final 25 orang yaitu kategori pra remaja tujuh partai, kategori remaja 8 partai dan kategori dewasa 10 partai. Penilaian dewan juri berdasarkan teknik, gerak, serta seni peserta.

Lomba yang memperebutkan piala bergilir I, II, dan III serta juara Terbaik, adalah pertama kali diselenggarakan di UIN Jakarta. Nampak hadir mahasiswa dari berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) memberikan semangat kepada peserta yang sedang bertanding.

"Acara perlombaan ini menjadi ajang promosi PSHT di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, karena anggota kami baru 10 orang. Semoga dengan kegiatan ini dapat meningkatkan minat mahasiswa terhadap seni bela diri khas Indonesia ini," tegas Sugiono.* (Dwita Yuswandari)